Hujan Deras dan Banjir Melanda Jepang Pascagempa

MEG,-Tokyo: Hujan deras melanda wilayah tengah utara Jepang di Noto pada hari Sabtu (21/9/2024), memicu longsor dan sungai meluap. Banyak rumah terendam banjir, dan beberapa penduduk terjebak di daerah yang baru pulih dari gempa mematikan awal tahun ini.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan hujan deras level tertinggi, khususnya di Wajima, Noto. Kota tersebut yang paling parah terkena dampak dan sebenarnya baru saja pulih dari gempa berkekuatan 7,6 magnitudo pada 1 Januari seperti melansir dari Associated Press News.

Sebanyak 12 sungai di prefektur Ishikawa dilaporkan meluap, dan penduduk diimbau untuk berhati-hati terhadap longsor dan kerusakan bangunan. Diperkirakan hujan akan mencapai 20 sentimeter dalam 24 jam ke depan.

JMA juga memperkirakan curah hujan lebat yang diprediksi akan terus melanda wilayah Hokuriku. Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi menyatakan kekhawatiran pemerintah, menekankan pentingnya operasi pencarian dan penyelamatan.

Dia meminta penduduk untuk memperhatikan cuaca dan nasihat evakuasi. Sambil menambahkan bahwa Pasukan Pertahanan Diri telah dikerahkan ke Ishikawa untuk membantu upaya penyelamatan.

Hingga kini, belum ada laporan cedera akibat hujan deras, tetapi beberapa rumah terendam banjir, dan warga terjebak di dua distrik di Wajima setelah longsor. Jalan-jalan di wilayah tersebut juga terhalang akibat banjir, dan sekitar 6.500 rumah dilaporkan mengalami pemadaman listrik.

Hujan deras juga terjadi di prefektur Niigata dan Yamagata, meningkatkan ancaman banjir dan kerusakan. Wilayah Noto baru saja pulih dari gempa berkekuatan 7,6 magnitudo pada 1 Januari yang menewaskan lebih dari 370 orang dan merusak infrastruktur penting.

Dampak gempa masih terasa dalam kehidupan sehari-hari penduduk, dan upaya pemulihan sedang berlangsung di daerah yang terdampak. Pihak berwenang terus memantau situasi, dengan fokus pada keamanan dan keselamatan penduduk.

READ  Kajagung Bongkar Kasus Tambang Secara Menyeluruh

Pihak berwenang juga terus memberikan bantuin yang diperlukan. Penduduk diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi evakuasi dari pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *