Pj.Bupati Tulang Bawang Ferli Yuledi menerima audiensi Bank Syariah Indonesia (BSI) Provinsi Lampung di ruang kerjanya, Selasa (24/09/2024).
Dalam audiensi tersebut, Pimpinan BSI Provinsi Lampung Khoerul Wajid menyampaikan, BSI sebagai lembaga keuangan syariah akan selalu berupaya untuk tetap konsisten mendukung ragam sektor pembangunan di daerah, termasuk di Kabupaten Tulang Bawang.
Seperti yang diketahui, saat ini Pemkab Tuba sedang konsen dalam pemberantasan kemiskinan ekstrem melalui program bedah rumah tak layak huni, Khoerul Wajid menyebut, BSI akan ikut berkontribusi mendukung program tersebut.
“Jadi kami juga punya tanggungjawab untuk membantu pembangunan di Lampung, khususnya Tulang Bawang. Seperti yang telah disampaikan, kami siap mensupport program bedah rumah, sementara ini sudah mendapatkan persetujuan sebanyak tiga rumah,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Tulang Bawang, Ferli Yuledi sangat mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih kepada BSI Provinsi Lampung dan BSI Cabang Unit 2 Tulang Bawang yang telah ikut serta berkontribusi dalam program bedah rumah.
Ferli Yuledi menjelaskan, tercetusnya ide program bedah rumah berawal dari keseriusan pemerintah daerah dalam menangani kasus stunting di Kabupaten Tulang Bawang. Dimana, ungkap Ferli, salah satu penyebab terjadinya stunting adalah rumah tak layak huni.
“Penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan tapi seluruh elemen harus ikut berkontribusi. Kami menggandeng semuanya, termasuk Perbankan. Rata-rata permasalahan kesehatan masyarakat ini berawal dari rumah tak layak huni, kemiskinan ekstrem,” jelas Ferli.
Selain menggandeng seluruh CSR untuk menyelesaikan permasalahan rumah tak layak huni, kata Ferli, PemkabTulang Bawang juga mempunyai program Geserbu (Gerakan Seribu Rupiah).
Program ini dicetuskan agar seluruh elemen masyarakat bisa turut membantu saudaranya yang rumahnya tak layak huni. Selain itu, tujuan lain dari program ini juga untuk mendorong rasa kepedulian, saling tolong menolong melalui sistem gotong royong di tengah masyarakat.
“Kami juga mempunyai inovasi Geserbu. Ini sudah berjalan di tahun ini. Tiap OPD ada kotak amal, kemaren kita 2 unit dari gaserbu, yaitu dimulai di Kecamatan – dan Kampung. Kemudian, secara Bertahap,” ungkapnya. (Tim).
