LPPNRI Kritik 100 Hari Kerja Bupati LAM-TENG: “Jauh dari Harapan Masyarakat”

Memasuki 100 hari masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lam-teng yang baru, Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) menyampaikan evaluasi kritis terhadap capaian dan arah kebijakan pemerintah daerah. Menurut Ersan Ketua Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Lampung Tengah, hingga saat ini, pemerintahan baru belum menunjukkan perubahan signifikan yang dijanjikan saat masa kampanye.Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia tersebut, menilai bahwa kepemimpinan yang baru belum mampu memaksimalkan kinerjanya. Sejumlah program dan janji kampanye yang sempat digaungkan, dinilai masih bersifat retoris dan belum terlihat implementasi konkret di lapangan. Hal ini menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat, khususnya kalangan tokoh masyarakat, pemuda dan pelajar yang berharap ada perubahan nyata.

Ketua Umum LPPNRI, Ersan, menyatakan bahwa janji kampanye yang disampaikan Bupati dan Wakil Bupati saat mencalonkan diri, seharusnya mulai terlihat dalam bentuk aksi nyata, bukan hanya sebatas wacana Berbenah.“Kami menganggap setelah bupati dilantik sampai 100 hari kerja, kami belum melihat kinerja bupati dan wakilnya. Terutama di bidang pendidikan dan pembangunan,” ungkap Ersan, Senin (14/7/2025).

Ersan, menegaskan bahwa momentum 100 hari kerja seharusnya dijadikan titik tolak bagi evaluasi kinerja pemerintahan. Ia mengatakan bahwa sejauh ini belum ada kebijakan konkret yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas pendidikan.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Tim Pemantau LPPNRI mencatat sejumlah poin penting dalam refleksi 100 hari masa kerja pemerintahan ini. Mereka menilai perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap arah kebijakan dan program prioritas daerah, agar tidak terus menjauh dari kebutuhan riil masyarakat.“Kami mengingatkan, amanah jabatan adalah tanggung jawab besar yang menuntut kerja nyata, bukan sekadar pencitraan,” tegas Ersan.

READ  I Komang Koheri: Menghadiri Bhakti Sosial Ponpes Muhammad Bentang Hati Bandar Jaya

Ketua LPPNRI, Ersan, berharap agar pemerintah daerah segera melakukan koreksi terhadap arah kebijakan dan segera menunjukkan komitmen nyata, terhadap pembangunan Kabupaten Lampung Tengah, bukan hanya dengan kata-kata, melainkan dengan aksi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *