Lampung Tengah: harianexposegelobal.com
Meski bertepatan dengan hari libur nasional, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal tetap turun ke lapangan untuk memulai percepatan pembangunan infrastruktur. Pada Jumat (3/4/2026) siang, Gubernur Mirza secara resmi melakukan ground breaking pembangunan ruas jalan Kalirejo – Bangun Rejo, Kabupaten Lampung Tengah.
Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB ini menjadi penanda dimulainya pengerjaan fisik skala besar di Provinsi Lampung. Gubernur didampingi oleh jajaran pejabat teras, termasuk Sekdaprov Marindo Kurniawan, Kepala Bappeda Anang Risgiyanto, dan Kadis BMBK M. Taufiqullah.
Usai prosesi, rombongan langsung bergerak meninjau progres pembangunan di ruas jalan Padangratu – Kalirejo dan Padangratu – Pekurun Udik guna memastikan pengerjaan sesuai spesifikasi.
Realisasi Pinjaman Rp1 Triliun: 29 Paket Tahap Awal
Kepala Dinas BMBK Lampung, M. Taufiqullah, menjelaskan bahwa pembangunan ini didanai melalui skema pinjaman sebesar Rp1 triliun dengan Bank BJB yang telah ditandatangani Gubernur.“Progresnya berjalan sesuai target. Lelang sudah tuntas dan kontrak dengan pelaksana lapangan telah diteken per 1 April kemarin,” ujar Taufiqullah.
Pada tahap pertama ini, terdapat 29 paket pekerjaan perbaikan jalan yang tersebar di 12 kabupaten/kota dengan total panjang mencapai 99,92 kilometer. Penanganan mencakup pelebaran, rekonstruksi, rehabilitasi, hingga preservasi.
Daftar Prioritas Perbaikan Jalan Tahap I (Mencakup 12 Wilayah):
Wilayah Fokus Pengerjaan Utama
Bandar Lampung: Pelebaran Jalan RE Martadinata (3,20 km).
Lampung Tengah: Ruas Kalirejo–Bangunrejo (6 km), Bandar Jaya–Sp. Mandala (10 km), Wates–Metro, dan Padangratu.
Lampung Selatan; Pelebaran Sp. Korpri–Purwotani (10 km) dan Rekonstruksi Kalianda–Kunyir–Gayam.
Pesawaran & Pringsewu: Pelebaran Lempasing–Padang Cermin dan Preservasi Kalirejo–Pringsewu.
Lampung Timur: Preservasi Jabung–Sp. Labuhan Maringgai (5 km).
Way Kanan: Preservasi Kasui–Air Ringkih dan Rekonstruksi Sp. Sopyono–Serupa Indah.
Lampung Barat: Preservasi Suoh–Sp. Blok 9 (4 km).
Tanggamus: Preservasi Sp. Teluk Kiluan–Putih Doh dan Rekonstruksi Sukamar–Kota Agung.
Tulang Bawang & Tubaba Ruas Gedong Aji–Umbul Mesir dan Sp. Daya Murni–Gunung Batin.
Pengawasan Ketat Gubernur Mirza menegaskan akan memantau langsung progres di lapangan secara berkala. Hal ini dilakukan untuk menjamin kualitas output pekerjaan tidak hanya sekadar selesai, tetapi memiliki daya tahan yang optimal bagi mobilitas masyarakat.
Setelah tahap pertama tuntas, Pemprov Lampung dijadwalkan akan melanjutkan ke tahap kedua yang mencakup sekitar 25 paket pekerjaan tambahan untuk menggenapi total 62 paket pembangunan di seluruh wilayah Lampung. (Rendy Pangalila) Editor: Ersan
