MEG,Jakarta: Indonesia akan membuka ruang diskusi untuk mendorong keberlanjutan transformasi pendidikan di sejumlah negara. Setidaknya ada 20 negara dan sembilan organisasi akan berpartisipasi dalam Gateways Study Visit Indonesia (GSVI) 2024.
Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kemendikbudristek, Iwan Syahril mengatakan, Indonesia sendiri telah melaksanakan program Merdeka Belajar. Forum GSVI, menurutnya, bisa dijadikan sebagai refleksi untuk mengoptimalkan program tersebut.
“Indonesia akan membuka ruang diskusi bagi para peserta untuk mengkaji bagaimana praktik terbaik di Indonesia dapat diterapkan di negara mereka. Sebaliknya, praktik terbaik di negara mereka bagaimana dapat diterapkan di Indonesia,” ujar Iwan dalam keterangannya, Senin (30/9/2024).GSVI 2024 mengusung tema “Lebih dari Intervensi Teknologi: Menavigasi Transformasi Pendidikan Indonesia. Seperti diyakini oleh UNESCO dan UNICEF, kehadiran platform dan konten digital akan membuka akses lebih luas terhadap pembelajaran berkualitas di negara maju maupun berkembang.
Adapun Gateways Study Visit Indonesia akan diselenggarakan di Bali pada 1–3 Oktober 2024. GSVI menjadi pertemuan kedua bagi negara-negara peserta Gateways, yang sebelumnya telah dilaksanakan di Mesir pada Mei lalu.
