Menteri UMKM: Ekonomi Syariah Global Tunjukan Tren Positif

MEG,Jakarta: Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan dalam 10 tahun terakhir, ekonomi syariah global menunjukkan tren positif. Di mana belanja konsumen untuk produk halal meningkat dari 1,62 triliun dolar AS pada tahun 2012, naik menjadi 2,29 triliun dolar AS pada tahun 2022.

Ia menyebut, diperkirakan pada tahun 2027 akan mencapai 3 triliun dolar AS. Selain itu kebutuhan impor modest fesyen juga diperkirakan meningkat dari 37 miliar dolar AS pada tahun 2022 menjadi 47 miliar dolar AS pada 2027.

Dengan pengalaman Indonesia yang pernah menduduki peringkat ketiga dari 81 negara dalam Global Islamic Economy Indicator Ranking. Ini menandakan bahwa Indonesia memiliki ekosistem ekonomi syariah yang kuat di kancah global.

Maman mengungkapkan sudah seharusnya produk fashion yang diproduksi oleh UMKM terutama produk fesyen Muslim harus didukung. Hal ini agar memiliki daya saing yang tinggi baik di pasar domestik atau global.”Realitas UMKM di Indonesia membesarnya ke kiri-kanan atau kedepan-belakang. Jadi ke depan kita harapkan UMKM ini bisa tumbuh naik ke atas atau istilahnya naik kelas,” ujar Maman, di JCC, Jakarta, Rabu (30/10/2024).

Maman mengatakan bahwa mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan UMKM khususnya di bidang fesyen, telah didirikan Rumah Produksi Bersama (RPB). Salah satunya komoditas kulit di Garut yang menjadi salah satu bahan baku utama industri fesyen.

“Kami bersama Pemprov DKI Jakarta telah mencanangkan Bulan Modest Fashion yang telah diinisiasi pada 26 Oktober 2023. Melalui penyelenggaraan 1st Modest Fashion Month (MOFAM) pada 13 Oktober 2024 sebagai bentuk afirmasi Indonesia sebagai Capital of Modest Fashion,” kata Maman.

READ  Rusmadi: Mengadakan Rapat Bersama tim penyelesaian disiplin ASN Pemkab Lampung Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *