Terjadi Lagi Kebocoran Data Pribadi

TERJADI lagi kebocoran data pribadi kali ini kebocoran terjadi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) diduga data 6,6 juta wajib pajak bocor dan diperjualbelikan di forum hacker

Tidak tanggung-tanggung kali ini data yang dibocorkan diduga ada milik presiden beserta keluarga dan sejumlah menteri

Insiden ini kembali menyoroti betapa rentannya data pribadi di era digital, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya perlindungan data lebih ketat apalagi data yang bocor sekelas presiden dan diperdagangkan dengan harga seratus lima puluh juta

Presiden Jokowi sendiri mengatakan bocornya data yang terjadi di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) diduga karena adanya keteledoran dan kejadian ini juga terjadi dinegara lain

Hal senada disampaikan Anggota Komisi I DPR Dave Laksono yang menyayangakan kebocoran data ini harus terjadi lagi dsn ini menandakan masih lemah lembaga keamanan siber Tanah Air. Pemerintah harus segera bertindak.

Mitigasi secepatnya harus dilakukan, apa yg sebenanya terjadi dan perlu menjadi perhatian kita bersama. Harus nya pelajaran berharga atas kebocoran data beberapa bulan lalu menjadi evaluasi berharga.

Masyarakat yang terugikan atas peristiwa ini patut kecewa dan juga patut mendapatkan jawaban pasti untuk atas apa yang terjadi.

Semoga kebocoran data 6,6 juta wajib pajak milik Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang diduga diperjualbelikan di forum hacker ini , berhenti di kasus ini saja jangan ada lagi, kasus serupa terjadi.

READ  Perubahan Iklim Jadi Fokus Utama di Sidang PBB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fastbet casino italia