Perubahan Iklim Jadi Fokus Utama di Sidang PBB

MEG,-New York: Perubahan iklim menjadi fokus utama di Sidang Umum PBB di New York tahun ini. Dalam acara ‘KTT Masa Depan’, para pembicara memperingatkan tentang ancaman perubahan iklim dan konflik.

Sekelompok ilmuwan merilis laporan pemeriksaan kesehatan planet yang menyatakan kondisi Bumi sangat buruk. Enam dari sembilan sistem penting berada di zona bahaya, melansir dari Euro News, Rabu (25/9/2024).

Sistem yang terancam meliputi air tawar, iklim, siklus fosfor, keanekaragaman hayati, kesehatan tanah, dan bahan kimia baru seperti mikroplastik. Asidifikasi laut mendekati batas berbahaya, atau mungkin sudah melampaui batas.Hanya lapisan ozon dan kualitas udara yang masih dalam kondisi baik. Johan Rockstrom dari Potsdam Institute mengungkapkan kesadaran masalah ini sudah ada selama 30-40 tahun, tetapi saat ini situasi semakin mendesak.

Negara-negara berbeda pendapat tentang siapa yang harus membayar untuk membantu negara miskin mengatasi pemanasan global. Para pemimpin Karibia meminta perusahaan besar, terutama dari sektor bahan bakar fosil, untuk membayar lebih banyak.

Perdana Menteri Barbados, Mia Mottley, menekankan perlunya kontribusi dari perusahaan multinasional yang kaya. Perdana Menteri Bahama, Philip Davis, menginginkan akuntabilitas dari perusahaan bahan bakar fosil melalui pengadilan internasional.John Podesta, pejabat iklim AS, mengklaim Amerika Serikat melakukan perannya dalam memerangi perubahan iklim. Ia menyebutkan Undang-Undang Pengurangan Inflasi yang mendorong investasi dalam energi bersih.

Fakta untuk Masa Depan disepakati, dengan perubahan iklim sebagai salah satu topik utama. Rencana ini bertujuan untuk membantu 193 negara anggota PBB bekerja sama mengatasi tantangan global.

AS dan Grup G7 juga mengumumkan dukungan untuk sektor energi Ukraina. Dukungan ini muncul setelah serangan Rusia terhadap infrastruktur energi Ukraina.Dampak dari krisis energi ini meluas ke negara-negara tetangga seperti Moldova. Rencana pemulihan jangka panjang mencakup peningkatan keamanan fasilitas nuklir di Ukraina.

READ  Jaksa Tidak Berwenang Jadi Penyidik Kasus Korupsi

Mereka juga berencana mengembangkan sistem energi yang terdesentralisasi, beragam, dan berkelanjutan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan energi global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *