Kisah Ahmad Yani, Pahlawan Revolusi Kesayangan Soekarno

MEG, Jakarta.,pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII). DI/TII kala itu dipimpin Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo.

Pemberontakan tersebut berlangsung di Jawa Tengah. Pemberontakan dilakukan setelah pengumuman pendirian Negara Islam Indonesia (NII) di Tasikmalaya, Jawa Barat pada 1949.

Keberhasilan demi keberhasilan pun membuat Yani diangkat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Hal itu tertuang dalam sebuah buku Kisah 124 Pahlawan & Pejuang Nusantara tulisan Gamal Komandoko.

Gugur dalam Peristiwa G30S/PKI

Anak emas Presiden Soekarno itu menjemput ajal melalui berondongan peluru pada Kamis, 30 September 1965 oleh PKI. Jasadnya yang dimasukkan ke sebuah sumur tua di daerah Lubang Buaya, Jakarta Timur itu dimakamkan lima hari kemudian.

Yani dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta pada 5 Oktober 1965. Ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional dan Pahlawan Revolusi atas jasanya mengawal kemerdekaan, serta mempertahankan ideologi Pancasila.

READ  Balai Besar BBWS-MS dalam Pelaksanaan Program P3-TGAI Tahun 2024 Tahap lll

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *