PUP BBPSI Veteriner Gelar Temu Teknis Uji Profisiensi Deteksi Trypanosoma spp.

MEG,Bogor:Sabtu, 05 Oktober 2024 – Penyelenggara Uji Profisiensi Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Veteriner (BBPSI Veteriner) sukses melaksanakan Temu Teknis Uji Profisiensi “Deteksi Trypanosomas spp dengan Metode Uji Ulas Darah”. Acara ini dihadiri oleh seluruh laboratorium peserta uji profisiensi, terdiri dari 13 laboratorium balai peserta di Indonesia yang memiliki pelayanan pengujian sampel Trypanosoma spp. Laboratorium yang hadir sebagai peserta uji profisiensi antara lain Balai Veteriner Bukittingi, Balai Veteriner Lampung, Balai Veteriner Banjar Baru, Laboratorium Kesehatan Hewan Surakarta, Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Nusa Tenggara Timur, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Yogyakarta, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Timur (Tanjung Perak), serta Jawa Timur (Bangkalan).

Acara dibuka oleh Kepala BBPSI Veteriner, Dr. Ir. Fery Fahruddin Munier, M.Sc., IPU., ASEAN.Eng. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa terselenggaranya Uji Profisiensi Deteksi Trypanosoma spp. dengan Metode Ulas Darah diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai pengendali mutu hasil pengujian secara regular, eksternal, dan independen sekaligus untuk meningkatkan kompetensi laboratorium. Hasil dari Uji Profisiensi ini juga dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi Komite Akreditasi Nasional (KAN) pada saat pemberian, pemeliharaan, perpanjangan, atau penundaan akreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017. Diharapkan laboratorium semakin termotivasi untuk memperbaiki kinerja dalam pengujian parasit darah dengan metode ulas darah.

Temu teknis ini merupakan kegiatan akhir dalam prosesi uji profisiensi, di mana kegiatan ini dilakukan setelah peserta mengerjakan dan melaporkan hasil pengujian sampel profisiensi. Data hasil pengujian dari seluruh peserta kemudian diolah oleh tim PUP BBPSI Veteriner dan dilaporkan dalam kegiatan temu teknis ini. Selain itu, temu teknis juga berisi materi mengenai update teknik pengujian deteksi Trypanosoma spp., yang disampaikan oleh narasumber drh. Didik Tulus Subekti, M.Biomedik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *