BPJS Ketenagakerjaan Meringankan Derita Keluarga Korban Kecelakaan

MEG,Jakarta: Nur, 36 tahun, ibu dari tiga orang anak mendapat kunjungan dari pihak BPJS Ketenagakerjaan di hari suaminya meninggal. Sekitar 15 hari kemudian ia menerima uang Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan beasiswa untuk dua orang anaknya.

“Orang BPJS Ketenagakerjaan datang ke rumah untuk melayat suami pas waktu akan penguburan. Saya merasa terbantu dan merasakan manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan,” kata Nur pada RRI, Sabtu (5/10/2024).

Fauzan suaminya mengalami kecelakaan dan saat Nur mendapat kabar tentang suaminya, dia langsung menuju rumah sakit. Suaminya mengalami kecelakaan beruntun saat dalam perjalanan menuju kantor, dan dia menjadi korban meninggal pada peristiwa naas itu.

Saat itu bau disinfektan dan obat yang menusuk hidung diabaikan Nur, dia berlari mencari suaminya di bangsal rumah sakit. Suara tangis Nur pecah saat melihat kondisi suaminya dalam keadaan patah tulang di sekujur tubuhnya.

Nur mendatangi rumah sakit seorang diri tanpa didampingi keluarga. Melihat kondisi luka yang parah pada tubuh suaminya ia meminta pihak rumah sakit untuk segera melakukan tindakan operasi.Awalnya dokter yang menangani sang suami meminta ia untuk mencari uang sebanyak Rp20 juta. Uang itu sebagai deposito agar dokter bisa segera melakukan tindakan operasi terhadap suaminya.

Nur saat itu menyanggupi permintaan dokter tersebut, ia hanya berpikir keselamatan suaminya. Namun tiba-tiba dokter mengatakan bahwa semua biaya operasi ditanggung BPJS.

“Bu ini bisa dicover BPJS dan Jasa Raharja asal ibu lapor ke kantor polisi, BPJS, Jasa Raharja bahwa suami ibu mengalami kecelakaan beruntun,” kata salah satu dokter yang menangani suaminya.

Nur kemudian membuat laporan kecelakaan suaminya di bilik BPJS yang tersedia di rumah sakit itu. Tujuannya agar pihak BPJS mengetahui adanya kecelakaan kerja dengan cepat.

READ  Mendagri Imbau Pemda Antisipasi Lonjakan Pemudik Jelang Lebaran

Laporan kepada BPJS maksimal dilakukan dalam waktu 2×24 jam setelah kejadian. Dibantu petugas di rumah sakit Nur mengisi laporan kecelakaan yang menimpa suaminya.

Dokter kemudian memintanya untuk segera membuat laporan ke polres dan Jasa Raharja. Berbekal info dari dokter, ia meminta izin suaminya yang saat itu masih dalam kondisi sadar untuk mengurus surat- surat.Ia meninggalkan suaminya dan langsung menuju polres terdekat untuk membuat laporan kecelakaan. Sebelum pergi dia meminta suaminya untuk menunggu dia kembali.

“Ayah, saya izin urus surat-surat ya yah biar kamu bisa segera ada tindakan dari dokter. Tunggu ya yah,” ucap Nur pada suaminya saat itu.

Namun sayangnya sekembalinya dari mengurus surat, dia melihat suaminya sudah terbujur kaku. Nur merasa dunianya hancur mengingat putri ketiga mereka yang masih berumur dua bulan.

Dua hari setelah kepergian suaminya, dia dihubungi pihak BPJS yang mengkonfirmasi kematian suaminya. Mereka bertanya tentang kecelakaan suaminya dan meminta surat ahli waris suaminya.

“Saya dihubungi pihak BPJS dua hari setelah suami saya meninggal. Mereka tanya apakah benar suami saya mengalami kecelakaan dan meninggal dunia. Mereka bilang akan berkordinasi dengan kantor suami saya, saya cuma diminta kirim surat ahli waris saja,” katanya. Lima belas hari kemudian pihak BPJS kembali menghubunginya dan mengatakan bahwa uang klaim BPJS sudah dicairkan. Menurut Nur proses klaim sangat mudah dan benar-benar dicek kronologis kejadian.

“Biasanya ada yang sampai sebulan uang klaim baru cair tapi alhamdulilah uang klaim BPJS suami saya 15 hari sudah cair. Proses klaimnya gampang dan benar dicek lokasi, dibuat denah lokasi lalu lintas kejadian biar enggak terjadi kebohongan kalau menurut saya,” ucapnya.

READ  Larangan Jual 'Gas Melon' secara Eceran

Nur merasakan manfaat langsung BPJS Ketenagakerjaan untuk dia dan anak-anaknya. Dan saat kantornya meminta semua karyawan menjadi anggota BPJS, dia menjadi orang yang paling semangat mengedukasi soal ini.

“Beberapa bulan setelah suami saya meninggal, kantor saya meminta semua karyawan untuk jadi anggota BPJS. Saya bilang ke temen-temen supaya ikut karena saya udah ngerasain manfaat dari BPJS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *