Kemenag Lampung Siapkan Masjid 24 Jam Ramah Pemudik di Jalan Lintas Sumatra

Kementerian Agama Republik Indonesia resmi memulai Program Masjid Ramah Pemudik Idulfitri 1447 H sekaligus Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) 2026 secara serentak di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Provinsi Lampung.

 

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyediakan tempat singgah yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran.Di Provinsi Lampung, kegiatan dipusatkan di Masjid Istiqlal Bandar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah. Kick off program tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain.

 

Kakanwil Kemenag Lampung, Zulkarnain, mengatakan program Masjid Ramah Pemudik merupakan wujud pelayanan Kementerian Agama kepada masyarakat yang melakukan perjalanan jauh selama musim mudik Lebaran, khususnya di wilayah Lampung yang menjadi jalur lintas Sumatera.“Lampung merupakan pintu gerbang bagi pemudik dari Pulau Jawa menuju Sumatera maupun sebaliknya. Karena itu, masjid harus hadir memberikan pelayanan bagi para pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat,” ujar Zulkarnain.Dia menjelaskan, masjid-masjid yang menjadi titik layanan akan dibuka selama 24 jam guna memberikan fasilitas ibadah dan tempat beristirahat bagi para pemudik.Selain itu, sejumlah layanan pendukung juga disiapkan, seperti air minum, takjil berbuka puasa, fasilitas pengisian daya telepon seluler, serta bantuan Al-Qur’an bagi jamaah yang ingin beribadah selama perjalanan.Menurutnya, kehadiran program ini juga merupakan implementasi nilai Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam. Karena itu, pelayanan kepada pemudik dilakukan melalui sinergi lintas sektor, mulai dari kepolisian, dinas perhubungan, hingga unsur kesehatan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

 

“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan umat. Kita ingin para pemudik merasa aman, nyaman, dan terbantu ketika singgah di masjid,” kata dia.Selain itu, Zulkarnain juga menyampaikan bahwa di Provinsi Lampung terdapat 258 Masjid Berdampak yang telah tercatat dalam Sistem Informasi Masjid (SIMAS) Kementerian Agama. Keberadaan masjid-masjid tersebut menjadi potensi besar dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam mendukung program Masjid Ramah Pemudik.

READ  ARDITO WIJAYA: melaksanakan kegiatan Kesehatan Gratis kepada masyarakat Lampung Tengah

 

“Melalui program ini, Kementerian Agama berharap masjid dapat berperan aktif dalam memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M,” ujarnya. (Ahmad) Editor: Ersan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *