MEG,-Lampung Tengah,- Kepala Sekolah Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Lampung Tengah Sulastri Waya Endro plin-plan terkait berapa jumlah peserta didik serta besaran jumlah Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kesetaraan yang diterima dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi.Hal tersebut terungkap ketika tim media ini mencoba konfirmasi terkait jumlah peserta didik di SKB Lampung Tengah yang dipimpinnya tersebut. Kepala Sekolah tidak bisa menyebutkan secara Rinci dan Gamblang” berapa jumlah peserta didik secara keseluruhan. Baik jumlah peserta didik penerima bantuan satuan pendidikan BOSP mulai dari Paket A, B dan C, dan paling mirisnya lagi, Kepala sekolah SKB tersebut seolah tiba-tiba pikun atau kurang paham terkait apa yang dipertanyakan. Bahkan jumlah besaran dana bantuan BOSP setiap kategori untuk kejar paket A, B dan C yang diterima pun tidak tahu. Pada hal pihaknya baru menerima dana BOSP tahap pertama yang langsung masuk ke rekening lembaga tersebut.Kepala Sekolah SKB Lampung Tengah Sulastri Waya Endro saat dikonfirmasi terkait berapa jumlah murid dari tahun 2023 dan 2024 malah menjawab tentang tingkat kehadiran para guru.
Abang kan sudah liat gurunya tiap hari Stanbay, sudah disuruh masuk, guru sudah smile, ramah. Kita siap Senin – Jumat, Kegiatan Belajar Mengajar sudah saya infokan ke semua. Waduh kok dibilang jarang, kasian dong bang guru-guru yang masuk tiap hari.
Abang bisa liat paud guru-guru ngajar Senin-Jumat Karena muridnya mau berangkat. Kok Abang gak kasih suport guru-guru paud SKB yang masuk Senin-Jumat. Layanan SKB kan dari paud sampai paket C, dan kursus. Seharusnya kegiatan kursus menjahit yang kita lakukan mulai dasar-dasar sampai selesai menjahit itu yang perlu diexspos.Yang penting saya sudah menginfokan anak-anak untuk masuk, dan guru selalu siap mengajar. Untuk ke depan mudah-mudahan anak-anak mau belajar 5 hari sesuai keinginan.
Kalau data 2023 saya baru menjabat kepala sekolah, saya dilantik Mei 2023,” ungkapnya.
Viralkan”! “Kepala SKB Lampung Tengah diduga mark,Up Jumlah Murid dan BOSP Kenerja
