Jutaan Ton Pupuk Subsidi Telah Disalurkan ke Masyarakat

MEG,Jakarta: Pupuk Indonesia telah menyalurkan jutaan pupuk bersubsidi secara nasional. Jumlahnya sebesar 6 juta ton atau 127 persen dari alokasi awal.

Demikian disampaikan Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia, Gusrizal di acara Rembuk Tani, di Desa Tanjung Sari Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Minggu (10/11/2024). “Jumlah itu untuk semua pupuk seperti NPK, urea, dan organik,” katanya.

Pada acara Rembuk Tani turut hadir Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Gusrizal mengatakan bahwa Pemerintah telah menambah kouta pupuk bersubsidi dari 4,7 juta ton menjadi 9,5 juta pada 2024.

Ia mengharapkan bahwa prognosa secara nasional penyaluran pupuk subsidi tahun ini mencapai 7,8 juta ton. Atau 165 persen dari alokasi awal.

“Alhamdulillah alokasi bertambah dan kami telah salurkan 165 hingga 170 persen untuk tahun ini. Mudah mudahan cuaca mendukung dan penyaluran pupuk berlangsung baik,” ujarnya.

Pupuk Indonesia, lanjutnya, juga berkomitmen untuk menyediakan stok pupuk dan penyalurannya tepat waktu. Guna mendukung produktivitas tanaman petani.

“Kami bersyukur bahwa ada penambahan alokasi pupuk bersubsidi,” ujarnya. Gusrizal menjelaskan kebijakan penambahan alokasi pupuk dari 4,7 ton menjadi 9,5 juta ton itu juga telah disosialisasikan secara luas dan masif.

“Ada petani yang terdaftar telah menerima manfaat secara maksimal dan ada beberapa yang belum maksimal,” ucapnya. Gusrizal menjelaskan penambahan pupuk subsidi diharapkan untuk meningkatkan produktivitas tanaman petani.

Provinsi Lampung menjadi prioritas penyaluran pupuk bersubsidi di luar Jawa mengingat mempunyai peran strategis sebagai sentra pertanian. “Lampung Selatan, Lampung Tengah dan Lampung Timur menjadi prioritas,” katanya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi Pupuk Indonesia yang telah menyalurkan pupuk subsidi ke petani terutama di Lampung dengan baik. “Petani tadi bilang bahwa pupuk tersedia dan sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.

READ  PWI Diharapkan Menjadi Organisasi yang Disegani Kembali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *